SEMARANG, iNews.id - Tim gabungan TNI-Polri masih melakukan pengembangan penyelidikan kasus penembakanistri anggota TNI di Semarang. Tim gabungan kembali melakukan analisis rekaman CCTV.
Tim gabungan juga telah menyusun jadwal piket guna menjaga keamanan korban di rumah sakit serta keluarga dipindah sementara ke asrama Arhanud Semarang.
Sementara, ciri-ciri empat pelaku penembakan terhadap Rw (34), istri anggota TNI Yon Arhanud 15/DBY disebar ke masyarakat melalui kamera pengawas yang berhasil mendeteksi pelaku serta sepeda motor yang digunakan.
Dalam paparan yang dilakukan Kapolrestabes Semarang bersama Dandim 0733 BS Semarang, tim gabungan menduga empat pelaku itu diduga sudah mendapatkan pesanan untuk membunuh korban dengan menggunakan senjata api.
Dari hasil analisis yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri diketahui ke empat pelaku diduga tidak profesional dalam penggunaan senjata api.