Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Polisi Periksa Seniman Penabuh Gamelan

Musyafa
Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre, beberapa waktu lalu. (iNews/Musyafa Musa)

“Pesan gong bukan untuk sendiri, tapi untuk grup campursari buat kegiatan kepemudaan desa sini. Soalnya dapat dana aspirasi dari anggota dewan, “ kata Subhan.

Pasca kejadian pembunuhan, warganya yang berprofesi sebagai seniman penabuh gamelan tersebut ditelepon Danang, salah satu putra almarhum Anom Subekti, untuk datang ke Turusgede akan dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.

Informasi yang diterima pihak desa, saat akan berangkat ke Turusgede siang hari, warganya itu sedang tidak enak badan dan sakit perut. 

Di tengah jalan, antara Desa Kedungrejo dengan Dusun Bagel Desa Mondoteko singgah ke kebun tebu, yang bersangkutan buang air besar. Ketika akan bersih-bersih di selokan pinggir jalan justru terpeselet dan terjatuh.

Setelah itu ditolong warga Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang yang kebetulan melintas. Selanjutnya diantar pulang menuju Desa Pragu. Karena lama tidak kunjung tiba di Turusgede, Jumat malam menjelang Isya, akhirnya dijemput aparat polisi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Biadab! Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Gadis Tetangga gegara Cinta Tak Sampai

57 tahun lalu

Kronologi Nenek dan Wanita Muda Tewas Mengenaskan di Banyumas, Cucu Kabur

57 tahun lalu

Kadus di Purbalingga Tewas Dibacok saat Semprot Tanaman di Kebun

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Pelaku Ingin Kuasai Motor dan HP

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Cirebon Tewas Diduga Dibunuh Perampok, Perhiasan Emas Raib

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal