"Masih pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan, keluarga, dan rekan kerja," ujarnya.
Selain saksi-saksi hingga rekan kerja dari pegawai fungsional, polisi juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sejumlah tempat.
"Kami juga melakukan pendalaman terhadap alat bukti CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian, dan pencocokan identitas mayat terbakar dengan pihak keluarga yang diduga PNS eselon IV," ujar Kombes Iqbal.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan kematian korban diduga dibunuh terlebih dulu sebelum dibakar. "Kemungkinan diduga korban meninggal akibat pembunuhan," katanya.
Djuhandani mengatakan dari proses awal penyelidikan ditemukan dugaan pembunuhan dengan bekas-bekas penganiayaan. "Kami berniat untuk mengungkap kasus ini secara gamblang dan jelas," tegas dia.