Perempuan yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini menjelaskan, peristiwa itu sepantasnya menjadi pembelajaran bagi semua, bahwa menjaga kesehatan mental perempuan atau seorang ibu yang terkadang memiliki beban ganda menjadi sangat penting.
Dimana ibu itu diduga tertekan dengan keterbatasan finansial, yang berdampak pada tingkat stres yang akhirnya dilampiaskan kepada anak-anaknya. Untuk itu, peran masyarakat menjadi penting.
Kesigapan masyarakat dalam kasus ini menjadi teladan yang baik, bahwa melindungi perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Ketika menemukan atau mendengarkan peristiwa yang mengarah pada kekerasan terhadap perempuan dan anak, masyarakat perlu segera bertindak dan melindungi mereka.
“Meskipun pahit, namun hukum harus tetap ditegakkan walaupun jika nanti terbukti secara absah pelaku adalah ibu kandung dan korbannya adalah anak kandung sendiri,” ucapnya.
Menurutnya, kasus ini sebaiknya diselesaikan dengan pendekatan yuridis sosiologis yang mengedepankan pemahaman terhadap kondisi di lapangan untuk menemukan fakta-fakta yang menjadi latar belakang mengapa hal ini terjadi.