Kasus Covid-19 Melonjak, Pembuat Peti Jenazah di Boyolali Kebanjiran Pesanan

Tata Rahmanta
Pembuat peti jenazah di Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali saat menyelesaikan pekerjaannya. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Pesanan peti jenazah di Kabupaten Boyolali meningkat tajam seiring naiknya kasus Covid-19. Kenaikan hingga 50 persen mulai terjadi sejak tiga bulan terakhir. 

Pembuat peti jenazah di Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Pipit Ratifah mengaku kebanjiran pesanan peti jenazah dari berbagai daerah, baik toko maupun perorangan. 

“Sejak tiga bulan terakhir sudah lebih dari 200 peti jenazah yang dipesan, padahal sebelumnya hanya 25 peti setiap bulan,” kata Pipit Ratifah, Senin (5/7/2021). 

Mengenai harga peti jenazah, nominalnya bervariasi antara Rp700.000 hingga Rp3 juta, tergantung bahan kayu yang dipakai. Meskipun ada kenaikan permintaan, dia menyebut harganya masih stabil. 

Peti jenazah produksinya,menggunakan bahan dari kayu jati dan kayu sengon. Dari kedua jenis bahan baku yang dipakai, bahan dari kayu sengon yang laris karena lebih murah. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Staf RSCM Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Annajah Boyolali, Bagikan Alat Tulis hingga Sarung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal