Kasus Ciki Ngebul Beracun, Satgas Pangan Polda Jateng Imbau Masyarakat Selektif Pilih Jajanan

Eka Setiawan
Jajanan ciki ngebul yang dilarang untuk dijual. (Foto: Ist)

SEMARANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jateng mengimbau masyarakat terutama orang tua mengawasi jajanan yang dikonsumsi anaknya. Hal itu terkait fenomena jajanan ciki ngebul yang menimbulkan kasus keracunan di beberapa tempat.

"Konsumsi makanan-makanan yang, jangan mengkonsumsi yang memakai bahan yang berbahaya bagi kesehatan," ungkap Dirreskrimsus Polda Jateng  Kombes Pol Dwi Subagio, Rabu (25/1/2023).

Kasus jajanan ciki ngebul itu di beberapa tempat menimbulkan keracunan karena dicampur dengan nitrogen. Namun, peruntukannya tidak sesuai.

"Belum ada informasi yang masuk ke kami soal itu (kasus keracunan ciki ngebul di Jateng)," kata Dwi yang juga Ketua Satgas Pangan Polda Jateng itu.

Sebagai upaya pencegahan, Dwi mengatakan pihaknya bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya akan melakukan sosialisasi dan imbauan ke beberapa tempat. Isinya agar para penjual makanan tidak menjual makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

"Ketika ada temuan, masyarakat silakan lapor ke kami, kami akan tindak lanjuti. Kesehatan masyarakat yang kami utamakan," tandas Dwi Subagio.

Kasus anak-anak keracunan usai menyantap jajanan ciki ngebul terjadi di sejumlah wilayah. Di antaranya di Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional di Sukoharjo, 38 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

41.000 Nasabah Jadi Korban Koperasi Bodong BLN, Perputaran Dana hingga Rp4,6 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal