KAI Gandeng TNI-Polri Patroli Gabungan usai Viral Penumpang Terluka Dilempar Batu

Donald Karouw
KAI Daop 4 Semarang bersama TNI-Polri menggelar patroli gabungan untuk mencegah aksi pelemparan batu ke KA Sancaka. (Foto: Ist)

KAI juga meningkatkan sosialisasi ke masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar di sekitar rel agar tidak bermain atau melakukan tindakan berbahaya di dekat jalur KA.

Franoto menyebut, patroli gabungan difokuskan di area-area yang dinilai rawan terjadi aksi serupa. Selain pengamanan fisik, edukasi ke sekolah dan warga sekitar juga dijalankan secara rutin.

“Saat patroli, KAI Daop 4 Semarang juga melibatkan anggota TNI dan Polri yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Termasuk juga saat edukasi dan sosialisasi,” kata Franoto.

KAI mengingatkan pelemparan batu ke kereta api merupakan tindak pidana serius. Pelaku dapat dijerat Pasal 194 KUHP dengan ancaman penjara hingga 20 tahun jika menyebabkan korban meninggal dunia.

“Jika aksi tersebut menyebabkan kematian, pelakunya bisa dihukum seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” ucapnya.

Selain itu, KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan rel. Jika melihat anak-anak atau remaja bermain di jalur KA atau aktivitas mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor.

“Kami harap kerja sama semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Franoto.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penumpang KA Sancaka Terluka Dilempar Batu, KAI Daop 4 Gandeng TNI-Polri Patroli Gabungan

57 tahun lalu

Dokter Mata Surabaya Ungkap Kondisi 2 Penumpang KA Sancaka Korban Pelemparan Batu

57 tahun lalu

Detik-detik Penumpang Kereta Eksekutif Terluka, Gegara Orang Iseng Lempar Batu

57 tahun lalu

Ngeri! Wajah Penumpang KA Sancaka Luka-Luka Kena Lemparan Batu, KAI Kejar Pelaku

57 tahun lalu

KAI Kejar Pelempar Batu yang Lukai Penumpang Kereta Sancaka, Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal