PEKALONGAN, iNews.id - Puluhan wartawan di wilayah eks Karesidenan Pekalongan serentak menggelar unjuk rasa damai menolak aksi kekerasan yang dilakukan peserta Munajat 212 terhadap jurnalis.
Aksi demo di antaranya digelar puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik di Kabupaten Tegal, Kota dan Kabupaten Pekalongan, serta Batang.
Selain membentangkan sejumlah poster berisi kecaman kasus kekerasan terhadap jurnalis saat meliput di Munajat 212, seperti "Setop Kekerasan terhadap Jurnalis", "Jurnalis Bukan Musuh", "Proses Pelaku", dan "Tegakan Undang-Undang Pers", mereka juga berorasi.
Koordinator aksi, Suryono mengatakan, demo tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap jurnalis yang mendapat kekerasan yang diduga dilakukan oleh peserta Munajat 212 di Monas. Kendati demikian, kata dia, apa pun bentuk kekerasan terhadap wartawan adalah salah. Karena itu, pelaku harus diproses hukum.
"Kami mengecam kekerasan itu. Kami meminta Polri harus bertindak tegas terhadap pelaku yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis," katanya saat berunjuk rasa di Monumen Juang Kota Pekalongan, Senin (25/2/2019).