Jokowi soal Lawan Kaesang di Bursa Ketum PSI: Kalau Saya Maju yang Lain Mundur

Ary Wahyu
Jokowi saat ditanya terkait peluangnya daftar calon Ketum PSI. (Foto: MPI/Ary Wahyu Wibowo)

"Seingatnya saya sampai Juni 2025," katanya.

Jokowi pun mengaku belum mengetahui peluangnya. Sepengetahuannya, pemilihan Ketua Umum PSI akan menggunakan e-voting one man one vote. Seluruh anggota diberi hak untuk memilih sehingga itu menjadi sesuatu yang sulit diprediksi.

Penggunaan e-voting merupakan sesuatu yang bagus. Sebab pada era digital seperti sekarang, keterlibatan semua anggota sangat penting, termasuk dalam pemilihan ketua partai. Artinya kepemilikan terhadap partai betul-betul di tangan anggota.

“Saya kira bagus dan kalau perlu Kantor DPC, DPD dan kantor di tingkat kecamatan semua pakai virtual office. Tapi regulasinya perlu diubah,” ujarnya.

Jokowi memperkirakan, partai politik ke depan akan seperti itu. Sekaligus selaras dengan partai super Tbk yang pernah dia sampaikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 hari lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

25 hari lalu

Jokowi Kenakan Seragam PSI Mulai Safari Politik di Lampung, Disambut Ratusan Kader

29 hari lalu

2 Alumni UGM Siapkan Kasasi usai Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PT Jateng

2 bulan lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

3 bulan lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal