Jenuh Diisolasi, Seorang Anak Terjangkit Covid-19 di Semarang Kabur

Ahmad Antoni
Ilustrasi ruang isolasi anak dan perempuan. (Antara)

Dia menambahkan, anak-anak yang menjalani isolasi tersebut, karena jenuh lalu merasa tertantang. Wujud penentangan itu dengan mencoba kabur dari rumah yang dijadikan tempat isolasi.

Dia mengusulkan, agar anak-anak tersebut tak jenuh perlu diberikan tantangan. Bisa melalui berbagai lomba atau melalui gadget mereka langsung.

"Beri mereka aneka lomba sehingga energi mereka tersalur secara positif. Jika dilarang terus, mereka pasti akan melanggar larangan itu dengan sembunyi-sembunyi," ujar perempuan yang juga psikolog ini.

Selain karena jenuh, dia menduga anak-anak tersebut berusaha kabur karena ada stigma negatif pasien Covid-19. Hal itu membuat mereka makin tersudut.

"Kami ingini masyarakat tidak memberi stigma negatif. Jangan dijauhi. Bila mereka dinyatakan sembuh, berarti itu memang sembuh," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional Pukul 06.00–17.00 WIB

57 tahun lalu

Penampakan Truk Trailer Muatan Alat Berat Tersangkut di Pelintasan KA Kaligawe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal