Kondisi jembatan juga menimbulkan keresahan wisatawan. Sasongko (45), pengunjung asal Purwokerto, mengaku waspada saat melintas.
“Tadi saat melintas dan melihat bagian yang ambles, saya jadi ekstra hati-hati. Lubangnya terlihat sangat lebar dan dalam,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Jalan DPU Banyumas, Rusli Kurnia memastikan perbaikan jembatan sudah masuk rencana kerja tahun anggaran 2026 melalui program Pemeliharaan Jembatan.
“Penanganan sudah kami rencanakan dan survei lokasi juga telah dilakukan,” ucapnya.
Saat ini, DPU Banyumas masih menghitung kebutuhan anggaran agar perbaikan dapat segera direalisasikan setelah pendanaan tersedia.