Jelang Tradisi Syawalan, Pedagang Janur Ketupat Menjamur di Jalur Pantura Demak

Sukmawijaya
Pedagang janur ketupat yang menjamur di pasar tradisional seputar jalur Pantura, Demak menjelang tradisi syawalan. Foto: iNews/Sukmawijaya.

Tradisi syawalan tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Selain larangan keramaian di perayaan Lebaran ketupat, dampak pendemi Covid-19 juga mempengaruhi perekonomian keluarga. 

Sementara itu, tradisi syawalan biasa dirayakan masyarakat Jawa pada tujuh hari setelah Lebaran atau Kamis (20/5/2021) besok. Warga menyebut tradisi ini sebagai Lebaran Ketupat. Untuk merayakan tradisi syawalan, warga biasa memasak ketupat yang disajikan untuk keluarga atau dibagikan ke sanak famili. 

Sakdiyah, warga Wonosalam, Demak mengatakan,  untuk merayakan Lebaran Ketupat tahun ini dirinya berburu janur. Kali ini dia sengaja membeli janur ketupat lebih banyak. 

“Selain dimakan bersama keluarga, ketupat dan lepet nantinya juga dibagikan ke tetangga,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Tradisi Syawalan di Jepara, Ribuan Warga hingga Bule dan Kapal Perang Ikut Meriahkan

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal