Miftahul mengatakan, untuk pengadaan masih mengacu ketentuan pemerintah, dengan Permendag Nomor 24, dimana harga beli Bulog ditetapkan Rp8.300 per kilogram.
Adapun untuk memenuhi target pengadaan beras sepanjang tahun ini telah disusun sejumlah strategis, salah satunya dengan optimalisasi seluruh cabang di Eks Karesidenan Semarang, Pekalongan, Solo dan Pati, untuk pendekatan kepada mitra-mitra petani dan calon mitra.
"Fokus kami nantinya pada on farm, supaya hasil dari panen petani bisa dibeli. Dengan begitu, petani sebagai mitra kami juga mendapatkan harga yang sesuai," ujarnya.