“Banjir di Pantura ini membuat kami harus antre beberapa jam, sehingga waktu tempuh jadi molor. Barang yang seharusnya sampai sore atau malam, tertunda sampai mungkin besok pagi bahkan bisa siang,” kata sopir truk, Joko.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrean Suez mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan semalaman. “ Hujan tidak berhenti dari semalm , membuat sejumlah titik terjadi genangan dan di jalan pantura juga terendam sehingga sempat mengahmbat arus lalu lintas,” katanya.
Dia mengatakan, petugas sudah langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak macet dan bisa kembali lancar.
Kodim Pekalongan juga mengerahkan anggota TNI untuk membantu memperlancar arus lalu lintas dan membantu evakuasi warga yang terjebak banjir.
“Kami sejak semalam juga menerjunkan anggota Kodim Pekalongan untuk membantu masyarakat. Semoga hujan segera reda sehingga banjir bisa surut dan masyarakat bisa kembali aktifitas normal,” kata Komandan Kodim Pekalongan, Letkol (Inf) Arfan Johan.