Jadi Korban Penganiayaan di Kafe, Kondisi Pria asal Blora Seperti Bayi

Heri Purnomo
Kondisi Zaimul Mustakim, korban penganiayaan di sebuah kafe, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Foto: iNews TV/Heri Purnomo.

Korban hanya bisa mengucapkan satu kata saja, yakni moh (tidak mau). Korban harus diajak berkomunikasi seperti bayi, itu pun tidak boleh terlalu berat. 

Selamet mengaku, biaya pengobatan anaknya sampai kini telah mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara, dari pihak keluarga pelaku seperti tidak ada etikad baik untuk membantu pembiayaan atau hanya sekedar menengok. 

Pihak keluarga berharap polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menyebabkan kondisi korban seperti ini. 

“Saya berharap pelaku lainnya segera ditangkap dan diproses setimpal dengan perbuatannya,” ucap Selamet. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi

57 tahun lalu

Polisi di Surabaya Dikeroyok 3 Preman hingga Tak Berdaya gegara Tegur Pesta Miras

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Napi Korupsi Tambang Keluyuran ke Kafe di Kendari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal