Ini Upaya Pemkot Semarang Cegah Pernikahan Dini

Ahmad Antoni
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki. (Ist)

Upaya lain juga termasuk pemberdayaan ekonomi bagaimana membantu keluarga dalam membantu mencari nafkah.

Pendidikan terhadap ibu mengenai pengetahuan soal pola asuh juga sangat penting. Kasus stunting di Kota Semarang tidak hanya dipengaruhi soal ekonomi saja tetapi bagaimana pola asuh ibu kepada anak-anak. 

Tugas lainnya adalah pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang penyebabnya rata-rata faktor ekonomi.

Upaya pencegahan pernikahan dini ini juga sebagai bagian dari menyukseskan program Indonesia Emas Tahun 2045.

Hal ini diperlukan untuk menciptakan generasi bangsa yang gemilang yang salah satunya dengan mengurangi angka pernikahan dini.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

3 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

14 hari lalu

Remaja Tewas Dibacok di Purwakarta, Polisi Gerak Cepat Tangkap 2 Pelaku

16 hari lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

17 hari lalu

KDRT Maut di Simalungun, Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Rumah Kontrakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal