Seniman andal yang juga menjadi Art Director pada APG 2018 lalu itu mengatakan, pada 2022 ini, pihaknya juga menggandeng artis lokal berkelas internasional dan tak diragukan lagi kemampuannya.
"Untuk musik gamelan ada Dedek Wahyudi, Pecas Ndahe, Lumbini dengan Mutihan ada Ki dalang Purbo Asmoro, Congwaydut semuanya sudah profesional," katanya.
Eko mengatakan, selain tentang semangat dan kesetaraan, pertunjukan yang ia sajikan juga bercerita tentang sisi lain Rajamala, maskot APG 2022.
"Zaman dulu orang merasa Rajamala adalah yang membebani tetapi setelah dengan diskusi bersama Ki dalang Purbo Asmoro dan Blasius Subono serta teman-teman seniman, namun pada event ini maskot tersebut digadang bisa jadi penolak bala," paparnya.
Lebih lanjut, founder Eko Dance Company itu mengatakan, timnya juga melibatkan para seniman difabel dalam pementasannya.