Menurut Gus Yusuf, PKB tidak bisa berjalan dalam menghadapi Pilkada 2020 ini. Sebab partai ini lahir dari Nahdlatul Ulama (NU). “Karena itu kita hadirkan Rois Syuri’ah PWNU, agar memberikan arahan-arahan,” tuturnya.
Rois Syuri’ah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh menyatakan, relasi NU dengan PKB ini terus terjaga. Bahkan beberapa kepentingan jamiyyah bisa terlaksana karena mendapat dukungan dari partai ini.
“Untuk Pilkada ini yang kita harapkan adalah calon yang diusung memberikan manfaat kepada masyarakat saat terpilih, dan berlaku adil. Karena dengan adil ini semua lapisan masyarakat maupun golongan akan mendapatkan manfaat pula,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) mengapresiasi calon-calon kepala daerah yang diusung partainya dalam Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah. Calon kepala daerah yang diusung PKB itu dinilai punya semangat tinggi.
“Padahal kerja sulit sudah menanti. Ini sebagai dampak pandemi Covid-19. Karena itu saya bangga para calon punya semangat tinggi. Karena itu modal dasar untuk sukses dalam pilkada, hingga sukses mengabdi,” ujarnya saat memberikan arahan secara virtual dalam acara penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan Form KPU model B.1-KWK Parpol kepada Bakal Calon yang diusung, di Kantor DPW PKB Jateng, di Kota Semarang, Rabu (2/9/2020).