Ketua RT setempat Rohmat Widodi menyebut pelaku dan korban memang kerap cekcok.
“Saya sering melerai, memang anaknya (diduga pelaku) itu kemaki (songong),” ujarnya, Rabu (19/2/2025).
Suami korban yang juga ayah diduga pelaku, M Ghozali (65) menyebut anaknya memang kerap marah-marah saat permintaannya tidak dituruti.
“Sebelumnya, saya mau dibunuh, sudah ditodong senjata tajam, saya tangkis,” katanya.
Saat insiden, Ghozali mengaku tidak sedang di rumah.
“Adik-adiknya sudah nikah semua. Saya kaget sekali (kejadian ini), waktu itu (kejadian) cuma berdua sama ibunya,” katanya.
Menurut Ghozali, anaknya itu memang kerap bermasalah soal uang. Terakhir sempat meminta rumah itu dijual agar dia mendapat bagian uang.
“Saya pinginnya kalau sudah ditangkap, dimassa saja, tidak usah dipenjara, percuma,” ucapnya.