Selain itu, Bakmi Sundoro juga memproduksi Bumbu Masak Instan Serbaguna yang dapat digunakan untuk memasak Bakmi Jowo, Nasi Goreng, atau Magelangan.
Tanti menyebutkan dalam satu bulan, Tanti kini bisa menjual lebih dari 25.000 bungkus Bakmi Sundoro dan mengantongi omzet hingga ratusan juta rupiah.
Untuk memenuhi permintaan pasar, Tanti memberdayakan 30 karyawan yang didominasi emak-emak. Mereka berasal dari lingkungan sekitar rumah Tanti. Sekaligus mereka semua menolak untuk menyerah di tengah pandemi.
Bagi Tanti, mampu membuktikan menjual produk Bakmi Jawa Bakmi Sundoro merupakan kebanggaan dan kepuasan tersendiri sebagai pejuang lokal.
"Kita dibanjiri mi dari Korea. Maka saya tertantang untuk membanjiri pasar lokal di Indonesia dengan mie kita sendiri. Kita harus mampu menjadi raja di rumah sendiri," ujarnya.