Dinas Kesehatan Kuloprogo telah menyiapkan 21 puskesmas dan tujuh klinik pratama serta dua RSUD untuk mendeteksi dini dan melakukan perawatan pasien. Jika ada pasien suspect korona akan dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta atau RS Panembahan Senopati Bantul.
Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kulonprogo Ananta Kogam mengatakan tenaga medis juga akan diberikan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat tentang penanganan virus ini.
"SDM, obat dan peralatan semuanya siap. Jika ada yang suspect akan dirujuk ke rumah sakit rujukan," katanya.
Setiap puskesmas juga diminta untuk memantau warga Kulonprogo yang pulang dari luar negeri. Mereka harus dipantau minimal 28 hari dari kepulangan. Apalagi menjelang lebaran, akan banyak TKI yang pulang kampung.