Jika kedua hal itu terpenuhi, maka iklan BTS Meal dapat dikatakan sukses. Kolaborasi dengan BTS, merupakan cara yang dilakukan perusahaan makanan cepat saji tersebut untuk meningkatkan angka penjualan yang menurun akibat pandemi Covid-19.
"Secara hitung-hitungan, biasanya memang campaign begini bisa mendongkrak keuntungan. Yang kali ini saya yakin akan bisa meningkatkan keuntungan juga, sehingga bisa dikatakan kemungkinan besar tujuan pemasarannya akan tercapai," katanya.
Meskipun terjadi kehebohan pembelian BTS Meal di sejumlah kota, tetap saja orang-orang yang tidak begitu menyukai K-Pop akan memandang fenomena ini sebagai sesuatu yang berlebihan.
Namun, dibalik fanatisme ARMY yang rela mengantre dan menunggu lama untuk bisa merasakan BTS Meal, jika dilihat dari advertising appeal-nya, strategi yang digunakan dalam pengemasan iklan merupakan kombinasi antara informational dan emosional appeals.
Disebut informational karena member BTS menjelaskan item dari makanan yang akan diterima konsumen. Sedangkan disebut emotional karena BTS Meal ini berkaitan dengan keberadaan boyband asal Korea tersebut yang mampu memberikan efek psikologis pada konsumen, terutama bagi ARMY.