Jenazah korban sebelumnya tiba di RS Bhayangkara Semarang Sabtu (23/9/2023) pukul 12.00 WIB setelah diterbangkan dari Tarakan, Kalimantan Utara lalu turun di Surabaya. Kemudian dilanjutkan perjalanan jalur darat ke Semarang via tol dari Surabaya.
Diketahui, korban ditemukan tewas dalam kamar rumah dinas Kapolda Kaltara pada Jumat (22/9/2023) sekira pukul 13.00 WITA.
Polda Kaltara yang menyelidiki kasus ini menyebut ada kelalaian korban saat membersihkan senjata api (senpi) jenis pistol. Di sebelah jenazah ada senpi jenis HS teregister organik Polri.
Jabatan korban yakni Banit II Subdetasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltara. Sebelumnya pernah bertugas di Polda Kaltim dan berpindah tugas di sana menjadi Walpri Kapolda Kaltara.