Tarian ini, kata Gusti Mung, diberi nama Bedaya Sukomulyo pada tahun1992 bertujuan untuk mengingatkan pesan sang ayahanda agar seluruh trah Dinasti Mataram Keraton Solo selalu mengedepankan kemuliaan dalam kehidupan di dunia.
"Kata Suko (dalam bahasa Jawa) berarti senang. Dan mulyo berarti kemuliaan," kata Gusti di Pendopo ISI Solo.
Dalam Hari Tari se-Dunia (HTD) atau World Dance Day, yang jatuh tiap tanggal 29 April, jumlah penari yang terlibat. sekira 6.000 penari dari 175 grup tari di seluruh Indonesia.
Bahkan sejumlah penari dari mancanegara diantaranya dari Perancis, Filipina, Australia dan Timor Leste juga terlibat di event tahunan ini.