Hari Santri 2020, RMI Jateng Minta Ponpes Tidak Dijadikan Objek Penanganan Covid

Ahmad Antoni
Sindonews
RMI Jateng meminta pemerintah tidak menjadikan pesantren sebagai objek penanganan Covid-19. (Foto: Dok.iNews.id)

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebutkan, ada 923 kasus Covid-19 di klaster pondok pesantren di Jateng yang secara prosentase sebanyak 44,6 persen dari total keseluruhan paparan Covid. 

Dari jumlah itu 123 orang dirawat di ruang isolasi khusus, 446 karantina mandiri, 82 orang dirawat di rumah sakit, dan 272 sembuh. 

Dokter Budi Laksono dari Satgas Covid-19 Jateng menyebut, angka yang terpapar Covid-19 dan yang dinyatakan sembuh selalu berubah setiap harinya.

Dia melihat data santri yang terpapar Covid di pesantren itu seperti pemburu yang memburu ayam di kandang. 

"Saya langsung bisa melihat banyak. Padahal di luar kandang (masyarakat umum) lebih banyak lagi. Jangan lupa paparan Covid di perkantoran di Jawa Tengah juga banyak. Bila di tes massal kemungkinan bisa mencapai puluhan, bahkan bisa jadi hingga 50 persen perkantoran terpapar Covid," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Wali Kota Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

57 tahun lalu

Arus Mudik Lebaran 2023, 1,1 Juta Kendaraan Diprediksi Masuk Jawa Tengah

57 tahun lalu

Ganjar soal Larangan Buka Puasa Bersama: Supaya Kita Tetap Waspada dan Hati-hati

57 tahun lalu

Prof Sri Puryono Kembali Pimpin IKAL Lemhannas Jawa Tengah, Ini Harapannya

57 tahun lalu

10 Provinsi Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Jawa Tengah Urutan 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal