Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Wali Kota Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan
Advertisement . Scroll to see content

Hari Santri 2020, RMI Jateng Minta Ponpes Tidak Dijadikan Objek Penanganan Covid

Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:43:00 WIB
Hari Santri 2020, RMI Jateng Minta Ponpes Tidak Dijadikan Objek Penanganan Covid
RMI Jateng meminta pemerintah tidak menjadikan pesantren sebagai objek penanganan Covid-19. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Ponpes yang terpapar corona itu terjadi tidak serempak bersamaan waktunya. Yang satu tertangani, muncul klaster di ponpes lain.

Karena itu, Kiai Abu mengingatkan pemerintah untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan melakukan swab massal di pesantren tanpa mempersiapkan terlebih dahulu sarana dan prasarana pendukung. Termasuk memikirkan dampak sosial yang mungkin timbul.

"Sebab jika yang positif terpapar jumlahnya ribuan bagaimana? Juga nutrisinya, siapa yang menanggung makan?  Jika sebuah pesantren diumumkan ada yang positif terpapar Covid, maka masyarakat akan menjauhi pesantren. Jadi, dalam hal ini bukan sekadar soal positif dan negatif soal Covid," katanya.

Abu Choir menegaskan, untuk menangani kasus Covid-19 di pesantren pendekatannya memang harus berbeda dengan masyarakat umum.

"Semoga ada titik temu. Ada program Jogo Santri, Jogo Kyai. Dalam kasus santri terpapar Covid-19 di Banyumas, ternyata membutuhkan ruang isolasi yang banyak. Kami berharap semua terbuka. Ponpes maupun pemerintah sama-sama terbuka. Semua tersenyum, maka akan terwujud pesantren yang sehat dan kuat di Jawa Tengah," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut