Hari Bela Negara, Wagub Jateng Ajak ASN Perangi Hoaks, Radikalisme dan Terorisme

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara di halaman Kantor Gubernur, Senin (19/12/2022).

SEMARANG, iNews.id -Wakil Gubernur JatengTaj Yasin Maimoen, meminta jajaran ASN di lingkungan Pemprov Jawa Tengah terus memupuk sikap patriotik dan semangat bela negara. Terlebih lagi, di era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 ini. 

Dia mengatakan tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lagi perang melawan penjajah, namun melawan hoaks atau berita bohong, paham radikalisme, dan terorisme.

"Pada era digitalisasi dan 4.0, bela negara perlu ditingkatkan. Dahulu membela negara secara konvensional, sekarang ditingkatkan di era digital. Sekarang masih banyak ancaman terhadap negara kita. Tidak menjatuhkan melalui peperangan, tetapi melalui kanal-kanal milik negara," Taj Yasin Maimoen usai upacara peringatan Hari Bela Negara di halaman Kantor Gubernur, Senin (19/12/2022).

Wagub mengatakan, berbeda dengan jaman sebelum kemerdekaan, ancaman menjatuhkan negara saat ini tidak melalui peperangan, tetapi melalui kanal-kanal milik negara. Karenanya, kanal-kanal di pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus lebih dikuatkan. 

"Kita harus kita merujuk kepada pemerintah. Jangan sampai kita salah menangkap sebuah isu atau berita yang ternyata hoaks, maka pemprov akan memberikan informasi-informasi yang akurat karena itu bagian dari bela negara," ujar wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

ASN di Brebes Diduga Gunakan Aplikasi Presensi Ilegal, 12 Hari Tak Masuk Akan Dipecat

57 tahun lalu

Diduga Gunakan Aplikasi Presensi Ilegal, 3.000 ASN di Brebes Terancam Sanksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal