Menurut pedagang, kenaikan terjadi akibat tingginya permintaan di pasaran jelang Natal dan Tahun Baru 2023.
“Akibat naiknya harga telur sepi pembeli. Omzet turun hingga 50 persen. Jika biasanya mampu menjual 200 kilo dalam sehari, saat ini berkisar 100 kilo dalam sehari,” kata Medi, Kamis (8/12/2022).
Harga telur diprediksi akan terus melambung hingga Natal dan Tahun Baru. Pemerintah diharapkan bisa menstabilkan harga di pasaran, sehingga harga kebutuhan pokok bisa kembali normal.