Harga Telur dan Cabai di Salatiga Bertahan Tinggi, Ini Kata Pedagang

Angga Rosa
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Salatiga saat menunggu pembeli. Foto: Ist

Pedagang lain, Karti (50) mengatakan, kenaikkan harga telur membuat pedagang kebingungan. Sebab persaingan harga di pasaran menjadi semakin ketat. Setiap pedagang harus bisa menjual cepat agar tidak rugi. 

"Telur tidak bisa bertahan lama. Kalau lama tidak terjual banyak yang busuk dan tidak bisa dijual. Kalau itu sampai terjadi, rugi jadinya. Maka dari itu, setiap pedagang hanya mencari keuntungan sedikit agar telur bisa cepat terjual. Saya sendiri hanya mengambil untung Rp500 per kilogram," ujarnya.

Dia berharap, harga telur bisa cepat normal kembali. Sebab kenaikkan harga telur membuat pedagang harus giat memantau perkembangan di pasaran agar tidak kalah bersaing. 

"Setiap hari saya harus memantau perkembangan harga telur agar tidak salah dalam penjualan. Ini menyita waktu," ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

57 tahun lalu

Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak Terlihat

57 tahun lalu

Tragedi Perang Sarung di Salatiga, Remaja Terkapar Dihantam Sarung Berisi Batu

57 tahun lalu

Kecelakaan di Salatiga, Truk Trailer Terjun ke Jurang 6 Meter gegara Rem Tak Berfungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal