Harga Sayuran Mahal, Petani di Semarang Jaga Tanaman dari Aksi Pencurian

Angga Rosa
Salah seorang petani di Sumowono, Kabupaten Semarang saat memantau tanaman daun bawang di sawah. Foto: Ist.

SEMARANG, iNews.id - Harga sayuran seperti kol, tomat, sawi, bayam dan cabai di Kabupaten Semarang masih tinggi. Untuk antisipasi aksi pencuriansayuran yang marak terjadi saat harga jual tinggi, petani melakukan penjagaan di sawah.

Salah seorang petani di Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Warmin (43) mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, aksi pencurian marak setiap harga jual sayuran tinggi. 

Gangguan keamanan lingkungan sangat dikeluhkan petani. Sebab mereka harus mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra sebagai antisipasi agar tidak kecolongan. 

"Agar tidak kecolongan, sawah harus dijaga. Kami bersama petani lainnya, saling bantu menjaga sawah," katanya, Selasa (14/6/2022).

Menurut dia, aksi pencurian hasil pertanian terjadi seiring tingginya harga sayuran di pasaran. "Pencurian hasil pertanian ini musiman. Jika harga sayuran sedang tinggi, banyak maling beraksi. Tapi jika harga lagi anjlok, tanaman aman," katanya.

Dia berharap, polisi bisa membantu petani dalam mengamankan hasil pertaniannya dari pelaku pencurian. Sebab aksi pencurian hasil petanian sudah meresahkan dan sangat merugikan petani. 

"Pertanian merupakan tumpuan hidup kami. Jika hasilnya dicuri, kami jelas merugi dan tidak memiliki penghasilan," ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Viral Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki 34 Km dari Boyolali ke Semarang Penuhi Nazar

57 tahun lalu

Tepergok Beraksi, Maling Motor di Indramayu Diamuk Massa hingga Lompat ke Sungai

57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Gagal Jadi Polisi 2 Kali, Pria di Kulonprogo Menyamar sebagai Resmob untuk Curi Rokok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal