Harga Rajungan Tertinggi Sejak Pandemi, Nelayan Rembang Semakin Giat Melaut

Musyafa
Rajungan di tingkat pengepul di Dusun Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang sebelum disetor ke pabrik. Foto: iNews/Musyafa Musa.

REMBANG, iNews.id – Harga rajungan di Kabupaten Rembang tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19. Bahkan permintaan semakin meningkat dan harganya kini menembus angka tertinggi.  

Seorang pengepul rajungan di Dusun Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Abdul Charis mengatakan, pabrik-pabrik besar penerima daging rajungan cenderung membelanjakan uangnya lebih banyak tahun ini dibandingkan periode tahun 2020.

“Ekspor rajungan masih stabil, pabrik-pabrik penerima daging rajungan di Rembang lebih banyak belanjanya. Kami memperkirakan permintaan pasar, termasuk dari luar negeri meningkat,“ kata Abdul Charis, Senin (5/7/2021) 

Charis menyebut harga rajungan kini mencapai Rp120.000 per kilogram atau tertinggi sejak pandemi Covid-19 tahun 2020.

Namun seiring dengan melonjaknya harga, ada pihak yang mencampur dengan daging rajungan yang tidak standar. Dirinya khawatir tindakan semacam itu akan menurunkan harga rajungan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Viral Hiu Tutul Raksasa 15 Meter di Pantai Paciran Lamongan, Dievakuasi ke Laut

57 tahun lalu

Geger! Nelayan Pangkep Temukan Sabu 1 Kg Terbungkus Plastik di Pesisir Pantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal