Begini Keluh Kesah PKL Alun-alun Rembang saat PPKM Darurat Diterapkan

Musyafa
PKL di Alun-alun Rembang saat membereskan tenda jualannya karena sudah mendekati pukul 20.00 WIB agar tidak melanggar aturan PPKM darurat. Foto: iNews/Musyafa Musa.

REMBANG, iNews.id – Pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Kabupaten Rembang berkeluh kesah mengenai dampak kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah. Mereka meminta solusi setelah berulang kali terpukul sejak kebijakan PPKM mikro hingga PPKM darurat diterapkan. 

Seperti kebijakan PPKM darurat yang mulai diterapkan, sebagian besar PKL di Alun-alun Rembang memilih berhenti berjualan. Sebab jika tetap berjualan, hasil yang diperoleh tak sebanding dengan pengeluaran.

“Saat kondisi normal, setiap malam terdapat 110 orang pedagang yang jualan, termasuk warung-warung kecil,” kata Ketua paguyuban PKL Alun-alun Rembang, Djumadi, Senin (5/7/2021). 

Setelah muncul kebijakan PPKM, mulai yang dibatasi tutup pukul 21.00 WIB sampai sekarang PPKM darurat, pedagang yang masih berjualan semakin menurun. Ia memperkirakan kini yang tersisa tidak sampai 30 orang. 

Para PKL memilih tutup karena beban pengeluarkan yang harus dikeluarkan lebih besar dibanding pendapatan. Sebab, pembeli yang datang semakin sepi. Pada sisi lain, jika buka maka harus membayar pekerja.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Nelayan Indramayu Bayar Ganti Rugi Fasilitas Rusak Dampak Demo dengan 3 Karung Koin

57 tahun lalu

Penertiban Betor di Pasuruan Diwarnai Keributan, Pengemudi Tantang Satpol PP dengan Pecut

57 tahun lalu

Jadi Penyebab Kemacetan, Puluhan Lapak PKL di Jalan Raya Balaraja Dibongkar Paksa

57 tahun lalu

Heboh! Kepala Patung Bung Karno Miring Tertimpa Tenda di Indramayu

57 tahun lalu

Suasana di Alun-Alun Juwana Pati Memanas, Demonstran Desak Usut Kasus Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal