Harga Kedelai Melambung, Pedagang Tempe di Batang Merugi Puluhan Juta Rupiah

Suryono Sukarno
Aktivitas pedagang kedelai di Batang. Omzet pedagang turun hingga 50 persen, karena produsen tahu tempe mengurangi produksi. (Suryono Sukarno)

“Sebagai perajin tahu tempe kami hanya bisa pasrah dan berusaha bertahan dengan berbagai cara untuk menekan biaya produksi,” kata Bonari, Rabu (1/11).

“Kami harga kedelai bisa kembali normal, sehingga tidak membebani masyarakat khususnya para pelaku UMKM,” katanya.

Sementara itu, pengecer kedelai yang berada di salah satu kios pasar tradisional Limpung, Sutriono mengaku tidak bisa berbuat banyak. “Kenaikan harga barang impor ini sesuai yang diterima dari penyuplai atau agen importir Semarang,” ungkapnya.

Tingginya kenaikan harga kedelai tidak hanya berimbas langsung terhadap para perajin, dia sebagai penjual juga sangat merasakan dampaknya.

“Dari yang biasanya bisa menghabiskan lebih dari 4 ton per harinya, kini bisa laku lebih dari 1 ton saja sudah bersyukur karena sepinya penjualan,” ujarnya.

Harga kedelai impor yang terus melambung sejak sebulan terakhir ini sangat membuat merugi hingga  puluhan juta rupiah tiap harinya karena omzet turun hingga 50 persen.

“Kami berharap banyak peran pemerintah untuk turun tangan mengintervensi harga kedelai tersebut sangat dinanti. Pasalnya bila tren kenaikan harga tersebut  terus berlanjut bisa mengancam keberlangsungan para pelaku UMKM seperti pengrajin tahu tempe berhenti operasi atau gulung tikar,” kata Sutriyono.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

57 tahun lalu

Didemo soal Penertiban, Bupati Sikka Lari Dikejar Pedagang Pasar Alok Maumere

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Sejoli Pemeran Video Mesum di Batang Dinikahkan, Kini Kena Mental usai Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal