“Untuk menghindari kerugian lebih besar, terpaksa mengurangi karyawan dari sebelumnya 11 orang kini hanya 5 orang bergantian,” kata salah satu pengusaha pengiriman buah salak, Purwadi, Rabu (14/9/2022).
Bahkan tak sedikit pelaku usaha pengiriman buah di Banjarnegara mengalami gulung tikar sebagai dampak kenaikan harga BBM.
Dikatakannya, dampak pandemi Covid-19 membuat ekonomi belum stabil. Kini mereka harus mampu bertahan di tengah gejolak naiknya harga BBM.