Hadiri Jateng Bersholawat Terakhir, Ganjar Titip Pesan Pemilu Damai dan Jangan Terpecah Belah

Suryono Sukarno
Gubernur Ganjar Pranowo saat menghadiri Jateng Bersholawat di Batang, Senin (4/9) malam. (IST)

"Saya yakin masyarakat Batang yang ikut sholawatan ini bisa menjaga persatuan itu," kata Ganjar di depan ribuan jemaah yang hadir di Alun-alun Kabupaten Batang.

Menurutnya, persatuan dan kondusifitas yang ada di Jawa Tengah ini terjalin salah satunya karena ada Jateng Bersholawat. Jateng Bersholawat bisa terus dilaksanakan di berbagai daerah sejak digagas oleh Ganjar Pranowo dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada tahun 2013.

"Jateng bersholawat ini sudah berjalan sepuluh tahun. Hari ini menjadi Jateng Bersholawat terakhir saya sebagai Gubernur sama dengan Pak Wagub," ujarnya.

Ganjar berharap Penjabat (Pj) Gubernur Jawa TengahNana Sudjana yang menggantikan agar bisa melanjutkan Jateng Bersholawat. Setidaknya sampai akhir tahun 2024 atau ketika pemilihan gubernur. Begitu juga nanti Gubernur Jateng penggantinya bisa juga meneruskan.

"Saya ingin apa yang sudah kita lakukan ini dirawat. Insyaallah Penjabat Gubernurnya namanya Pak Nana Sudjana. Beliau polisi, pernah menjabat sebagai Inspektur Utama Setjen DPR RI, dan kali ini beliau akan menjabat sebagai Pj Gubernur. Nanti saya bisikkan kepada beliau agar Jateng Bersholawat jalan terus," ungkap Ganjar.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menegaskan kembali apa yang telah dikatakan oleh Ganjar Pranowo. Menurutnya, Jateng Bersholawat ini telah menyatukan umat di Jawa Tengah selama sepuluh tahun. Ia berharap ini tetap berlangsung dan bila mungkin nanti menjadi lebih besar yaitu Indonesia Bersholawat.

"Ini luar biasa. Terima kasih Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah menyatukan umat dengan Jateng Bersholawat," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal