Hadapi Bencana, Ganjar Pranowo Minta Warga Hidupkan Kentongan dan Ilmu Titen

Suryono Sukarno
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (kanan) saat meresmikan Jembatan Kesesi, Selasa (7/1/2020). (Foto: iNews/Suryono)

Menurut Ganjar, kearifan lokal itu sangat menarik karena masyarakat mempunyai cara meramal akan terjadinya bencana alam lewat tanda-tanda alam yang tidak ada di negara lain di dunia.

“Yang paling bagus lagi adalah sistem kekerabatan dan gotong-royong masyarakat Jateng, sehingga mampu menggerakkan masyarakat untuk saling membantu dalam penanganan bencana alam," ucapnya.

Ganjar mengatakan, pemerintah sudah intensif melakukan program penanggulangan bencana, tapi masyarakat patut waspada terhadap perubahan kondisi yang terjadi di lingkungan masing-masing.

“Sekarang yang harus disiapkan yaitu bagaimana cara mengevakuasi, jalan yang digunakan evakuasi, kemudian lewat mana, dan apa yang harus dibawa oleh masyarakat saat terjadinya bencana. Nah, mitigasi yang seperti itu harus diajarkan masyarakat," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Perbaikan Jalan Grobogan-Semarang Selesai, Seluruh Kendaraan Kembali Boleh Melintas

57 tahun lalu

Bencana di Lebak, BPBD: 6 Orang Tewas 146 Rumah Rusak

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

Banjir Rendam 90 Desa di Pati, Gubernur Jateng Cek Kondisi Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal