Hadapi Bencana, Ganjar Pranowo Minta Warga Hidupkan Kentongan dan Ilmu Titen

Suryono Sukarno
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (kanan) saat meresmikan Jembatan Kesesi, Selasa (7/1/2020). (Foto: iNews/Suryono)

KAJEN, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk kembali menghidupkan kearifan lokal yakni ilmu titen dan kentongan dalam menghadapi bencana alam.

Dengan kearifan lokal tersebut diharapkan mampu meminimalisasi jatuhnya korban jiwa maupun luka akibat bencana.

“Kita punya kearifan lokal namanya ilmu titen. Dadi, nek ono udan deres luweh soko sak jam kudu siap-siap ngungsi (jadi kalau hujan deras turun lebih dari selama satu jam, siap-siap mengungsi) karena biasanya banjir akan datang," kata Ganjar Pranowo saat meresmikan Jembatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (7/1/2020).

Tanda-tanda bencana seperti longsor, kata Ganjar, juga bisa diamati masyarakat dari retakan tanah di bukit atau dataran tinggi.

BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Protes Kemenpan RB soal PNS Korupsi Sulit Dipecat

62 Rumah di Pantai Utara Pekalongan Diterjang Banjir akibat Sungai Meluap dan Rob

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Perbaikan Jalan Grobogan-Semarang Selesai, Seluruh Kendaraan Kembali Boleh Melintas

57 tahun lalu

Bencana di Lebak, BPBD: 6 Orang Tewas 146 Rumah Rusak

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

Banjir Rendam 90 Desa di Pati, Gubernur Jateng Cek Kondisi Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal