Gus Mus: Seniman Tetap Produktif Berkarya di Tengah Pandemi Covid-19

Antara
Sejumlah orang menyimak pameran bertajuk "Potret" karya Goenawan Mohamad di Museum OHD Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/12/2021). (foto: Antara)

Pada kesempatan tersebut, Gus Mus yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Kabupaten Rembang itu mencontohkan tentang pelukis Joko Pekik yang banyak melahirkan karya di tengah pandemi dan Sutanto Mendut --terutama dengan Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang yang dikelolanya-- melakukan banyak kegiatan seni budaya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Entah berapa lukisan yang telah dibuat oleh Pak Joko Pekik dalam waktu pandemi, kalau Mas Gun (Goenawan Mohamad, red.) bisa kita lihat nanti (dalam pameran, red.), Tanto Mendut dalam pandemi justru produktif sekali, melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat," ujar Gus Mus.

Dia mengemukakan pentingnya setiap orang memanfaatkan kesempatan apa pun sebaik mungkin untuk berkarya bagi diri dan masyarakat. Melalui pameran karya seni rupa Potret, kata dia, Goenawan Mohamad memberikan keindahan kepada masyarakat.

"Sekarang ini, beliau (Goenawan Mohamad, red.) memberikan kepada kita, sesuai hasil ciptaan beliau, keindahan-keindahan yang dipersembahkan kepada kita, kepada masyarakat. Kita berhutang rasa kepada beliau," ujarnya.

Menurutnya,  esensi dari seni adalah keindahan, sedangkan setiap orang memiliki kepekaan dan rasa seni. Goenawan Mohamad mengaku berbahagia mendapat kesempatan memamerkan karyanya di Museum OHD Kota Magelang yang prestisius itu, sekaligus kangen-kangenan dengan kawan-kawannya.

Dia mengaku menghasilkan karya seni rupa karena krentek, terlebih selama pandemi yang membuatnya tidak banyak keluar rumah guna menghindari penularan COVID-19. "Selama pandemi 'ora ono gawean' (tidak ada pekerjaan). (Saya, red.) 'nggambar' (melukis) kalau ada krentek saja," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Nekat Aniaya Teman hingga Tewas

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Timpa Peziarah di Gunung Tidar Magelang, 1 Orang Tewas 4 Terluka

57 tahun lalu

Tipu Muslihat Ayah Bejat di Magelang, Mengaku Kerasukan Perkosa Anak selama 4 Tahun

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Syafiq Ali, Pendaki yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

57 tahun lalu

Usai Divisum, Jenazah Pendaki Syafiq Ali Dibawa ke Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal