Selain itu, Ganjar mewanti-wanti pada pengelola bantuan sosial tunai untuk menjaga integritas. Selain itu, pembaharuan data juga penting dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai 2021.
“Karena tadi ada beragam ya ada yang diberikan dalam bentuk uang, dan ada juga yang dalam bentuk makanan. Mudah-mudahan seluruh pengelolanya punya integritas,” ujarnya.
Ia mengatakan, integritas tersebut juga berulangkali dipertegas oleh Presiden Joko Widodo dalam sambutannya. Ganjar berharap, tidak ada laporan bantuan tunai yang diterima dan jumlahnya terpotong.
“Jadi kalau jumlahnya seberapa tidak ada dipotong ya tidak dipotong, kalau dikirimkan uang ya bentuknya uang harus full, tadi pesan presiden begitu tidak ada potongan sama sekali,” ujar Ganjar.
Pemerintah daerah, kata Ganjar, saat ini memiliki tugas untuk memvalidasi data dan memperbaharui. Sehingga, BST diserahkan secara cepat dan penerimanya pun tepat.
“Ya alhamdulillah senang, bisa dapat bantuan PKH ini dan diserahkan pak Gub langsung. Tanggungan saya saat ini dua anak yang baru masuk sekolah,” ujar penerima PKH bernama Kartisem.