Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Kedungbanteng langsung menuju lokasi guna mengamankan area sekitar. Petugas juga memasang pengamanan dan meminta warga menjauh dari lokasi temuan sambil menunggu tim khusus penjinak bahan peledak.
Kapolsek Kedungbanteng IPTU Joko Waluyo bersama anggota kemudian berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng agar benda mencurigakan tersebut dapat ditangani sesuai prosedur keamanan.
Pada sore hari, Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng yang dipimpin Ipda Sanyoto tiba di lokasi. Tim langsung sterilisasi area sebelum melaksanakan proses evakuasi dan disposal terhadap benda yang diduga granat tersebut.
Seluruh proses penanganan berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat memastikan tidak ada warga yang mendekati lokasi selama proses evakuasi berlangsung guna meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Berkat kesiapsiagaan aparat kepolisian bekerja sama dengan masyarakat, proses evakuasi dan disposal berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa menimbulkan insiden.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melaporkan temuan benda mencurigakan tersebut kepada pihak berwenang.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang diduga bahan peledak, senjata, maupun benda berbahaya lainnya, jangan menyentuh atau memindahkannya. Segera laporkan kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).