Geruduk DPRD Kendal, Guru Keagamaan Pertanyakan Refocusing Dana Hibah

Eddie Prayitno
Guru keagamaan nonformal mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id – Puluhan guru keagamaan nonformal mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kendal. Mereka mempertanyakan pemotongan dana hibah untuk insentif guru madin. 

Kedatangan puluhan guru keagamaan nonformal, mewakili 12.300 guru lainnya. Mereka mempertanyakan terkait bantuan insentif Rp500.000 per tahun. Padahal anggaran awal yang disiapkan Rp1 juta per tahun. Namun karena aturan refocusing, anggaran ikut dipangkas 50 persen. 

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq menyesalkan refocusing kembali dana hibah guru madin di tahun 2021. Hal yang sama sebelumnya sudah dilakukan tahun 2020 dengan memangkas 50 persen karena untuk penanganan Covid-19. 

“Kami mendorong penuh agar anggaran yang direfocusing bisa dikembalikan dan terwujud,” kata Mahfud Sodiq, Rabu (7/4/20211).

Dirinya meminta eksekutif meninjau kembali. Kebijakan refocusing dana hibah guru agama dinilai tidak efektif karena menekan pendapatan tambahan para guru madin. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Oknum Guru MTs di Depok Tawarkan Jasa Seksual, Disdik Turun Tangan

57 tahun lalu

3 Pengasuh Ponpes di Gresik Ditahan terkait Kasus Dana Hibah Rp400 Juta

57 tahun lalu

Duduk Perkara Guru di Jember Telanjangi 6 Murid di Kelas, Berawal dari Kehilangan Uang Mahar

57 tahun lalu

Kasus Pengeroyokan Memanas, Guru dan Siswa SMK Tanjab Timur Saling Lapor! 

57 tahun lalu

Mediasi Kasus Siswa Keroyok Guru di Tanjab Timur Jambi Buntu, Ini Tuntutan Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal