“Kita kerahkan ASN untuk membantu mengawasi kepatuhan protokol kesehatan masyarakat di tanggal 6 dan 7 Februari itu. Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seperti pembatasan jam buka pedagang kaki lima (PKL) masih berlaku, “ ujar Hafidz.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Rembang, Arif Dwi Sulistya mengatakan terkait penyebaran Covid-19, saat ini wilayah Kabupaten Rembang sudah turun dari zona merah menjadi zona oranye.
“Hari ini (3/2) angka pasien positif aktif 157 orang. Turunnya sangat banyak, jika dibandingkan sebelum PPKM yang mencapai 500 an lebih, “ kata Arif.
Sejumlah warga menilai kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga daerah, terkesan masih tumpang tindih, karena kondisi antar wilayah berbeda-beda. Termasuk program Jateng di Rumah Saja masih memicu kebingungan di tengah masyarakat.
“Saya kok merasa, Pemkab Rembang sendiri juga bingung, soalnya tiap Jum’at pasar kan sudah tutup total. Kalau misalnya ditambah Sabtu dan Minggu tutup juga, dampaknya akan sangat besar,” kata Rohmat, seorang warga di Rembang.