Geger Perempuan di Sukoharjo Robek Alquran, Keluarga Sebut Pelaku Derita Gangguan Jiwa

Agregasi Solopos
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas didampingi Takmir Masjid Al Huda Suyono (kanan) saat gelar perkara kasus penyobekan alquran di Mapolres Sukoharjo pada Rabu (7/10/2020). (Foto: Solopos/Indah Septyanig W.)

Eni memiliki seorang anak yang kini hidup bersama suaminya di Temanggung. Perempuan penyobek Alquran itu pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Soedjarwadi Klaten.

Namun, lantaran terkendala faktor ekonomi dari pihak keluarga, Eni tak lagi mendapatkan pengobatan untuk mengatasi masalah kejiwaannya. Hingga akhirnya Eni diketahui menghilang dari rumah Erni sejak tiga pekan lalu.

“Kami sekeluarga kaget saat mendengar kabar Mbak Eni ditangkap polisi karena menyobek Alquran. Kami benar-benar meminta maaf atas kejadian itu dan memang mbak Eni mengalami gangguan kejiwaan,” katanya.

Kerab lainnya, Krismiyati menambahkan pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini sesuai proses hukum. Namun, dia memastikan kondisi perempuan penyobek Alquran itu memang mengalami gangguan kejiwaan sejak puluhan tahun silam.

“Kami memohon maaf telah membuat keributan di Klaten dan Sukoharjo,” ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Truk Pasir Rem Blong Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo, Sopir Terjepit Kabin Ringsek

57 tahun lalu

Duel Maut Kerabat di Pangkep, Pria Diduga ODGJ Tewas Disabet Kayu

57 tahun lalu

Gudang Mebel Rotan di Sukoharjo Ludes Terbakar

57 tahun lalu

Heboh! ODGJ Bersenjata Pisau Mengamuk di Lampung Timur, Naik Atap Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal