Ganjar Pranowo Bereaksi Soal Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik

Ahmad Antoni
Sindonews
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo ikut berkomentar soal dibatalkannya kenaikan iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari 2020 oleh Mahkamah Agung, pada Senin (9/3/2020). Ganjar menilai keputusan MA menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola BPJS.

"Inilah kesempatan BPJS sebagai pengelola untuk melakukan perbaikan sistem. Pasti rakyat senang dengan keputusan ini," kata Ganjar, Senin (9/3/2020).

Dengan putusan MA tersebut, maka iuran BPJS kembali ke iuran semula, yaitu Rp25.500 untuk kelas 3, Rp51.000 untuk kelas 2 dan iuran sebesar Rp80.000 untuk kelas 1.

"Dulu ketika wacana naik saya sudah berpesan bahwa BPJS harus memperbaiki pelayanan dan manajemennya," katanya.

Menurut Ganjar perbaikan diutamakan pada pembenahan spirit BPJS sebagai bentuk pelayanan kesehatan masyarakat. Jadi mempermudah dan membantu yang berobat adalah sebuah keniscayaan, bukan justru mempersulit.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Buruh Demo di Mojokerto, Tuntut Pengaktifan BPJS Kesehatan

57 tahun lalu

Viral Pernyataan Wali Kota Denpasar soal Penonaktifan PBI BPJS, Mensos: Menyesatkan dan Hoaks

57 tahun lalu

Kabar Duka, Prasetyowati Tyas Purwani Kakak Kandung Ganjar Pranowo Meninggal

57 tahun lalu

41 Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024, Ganjar: Biasanya Menang

57 tahun lalu

PDIP Ungkap Strategi Menangkan Andika-Hendi di Pilkada Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal