Venue lapangan yang dipilih yakni kompleks TNI AD dan pesantren yang standar dan sudah terverifikasi. Lalu, dari 34 juara tingkat provinsi akan diciutkan menjadi 16 besar, 8 besar hingga putaran semi final dan final.
Turnamen ini sendiri bertujuan untuk mendapatkan bibit-bibit berbakat pesepakbola nasional dari kalangan santri yang berasal dari 26.000 pondok pesantren di Indonesia. Selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi.
Nama-nama seperti Asnawi Mangkualam Bahar, Witan Sulaiman, Evan Dimas Darmono, Nadeo Argawinata dan Dedik Setiawan, mereka awalnya pernah mengikuti pendidikan di pesantren," ujarnya.