"Hasil analisis sementara menunjukkan nomor tersebut diduga merupakan nomor daur ulang yang sebelumnya pernah digunakan pada perangkat milik korban sebelum kembali beredar dan digunakan pelanggan baru," kata Kombes Artanto dikutip dari iNews Joglo Semar, Sabtu (11/7/2026).
Dia menegaskan, Polda Jateng tetap berkomitmen menangani laporan orang hilang tersebut secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta.
"Setiap informasi yang diterima, sekecil apa pun, akan kami tindak lanjuti secara serius. Tim penyidik terus bekerja menelusuri setiap petunjuk melalui koordinasi lintas kewilayahan, pendalaman barang bukti digital, serta pengembangan informasi dari masyarakat," katanya.
"Kami memastikan proses pencarian tidak berhenti dan seluruh sumber daya yang diperlukan akan terus dioptimalkan untuk menemukan keberadaan korban," ucapnya lagi.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat mengganggu proses penyelidikan.
Polda Jateng meminta masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi mengenai keberadaan Mozza Axillia Gunarsa segera melapor ke Polres Semarang maupun kantor kepolisian terdekat.
Hingga kini, pencarian Mozza masih terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran, memperkuat koordinasi lintas wilayah, serta memperbarui penyebaran informasi orang hilang melalui kanal resmi Polri guna meningkatkan peluang ditemukannya korban.