Ulama tafsir Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menegaskan Dialah yang menggiring awan dengan kekuasaan-Nya sejak permulaan pembentukannya yang masih tipis,. Kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya.
Yakni menghimpunkannya sesudah terpisah-pisah. kemudian menjadikannya bertindih-tindih.
Yaitu bertumpang tindih, sebagian darinya menindihi sebagian yang lain, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya".
Al-wadaq artinya hujan. Hal yang sama telah didapati di dalam qiraat Ibnu Abbas dan Ad-Dahhak.
Ubaid ibnu Umair Al-Laisi mengatakan bahwa Allah mengirimkan angin musirah, maka angin ini menerpa permukaan bumi. Kemudian Allah mengirimkan angin nasyiah, maka angin ini menimbulkan awan.