Di dalam mobil, pelaku menutup kepala Kasinem dengan tas kresek dan munyumpal mulutnya dengan tisue. Setelah merampas perhiasan, Kasinem lalu dibuang di depan kantor Pertanian Desa Banteran, Kecamatan Wangon.
“Saya baru ditolong tukang becak sekitar jam 3 sore, terus saya lapor ke polisi,” katanya.
Petugas yang mendapat informasi langsung ke lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti tisu yang dibuang pelaku.
Dari kejadian tersebut, Kasinem mengalami luka ringan bekas cakaran dan shock. Kasinem juga kehilangan perhiasan berupa gelang seberat 14 gram dan kalung 6 gram setelah dirampas pelaku.