Dongkrak Eksistensi Warga Difabel, Ganjar-Mahfud Gagas Pendidikan Inklusif

Agung Bakti Sarasa
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan perhatian khusus bagi kaum disabilitas. (Foto: MPI)

“Tolong, tolong betul saya titip. Sampaikan pada keluarga-keluarga yang lain kalau ada anak berkebutuhan khusus, bawa ke sini. Jangan takut, jangan malu. Karena ke depan, kita bisa menemukan talenta yang luar biasa. Setidaknya, saya sudah bertemu dengan banyak keluarga, yang anak-anaknya berkebutuhan khusus, didiamkan di rumah dan akhirnya apa, anaknya tidak berkembang. Padahal setelah keluar ternyata dia punya bakat menggambar, bakat olahraga,” tuturnya.

Ganjar menilai, cara memberikan layanan yang dilakukan sanggar ini kepada kaum difabel sangat baik karena setiap minggu diajak berkeliling untuk pelayanan.

“Saya kira Sukoharjo ini bisa kita replikasi di seluruh indonesia. Jadi inklusi betul-betul bisa berjalan dan ini untuk pertama kalinya saya menemukan layanan inklusi yang menanungi 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo,” katanya. 

Program Disabilitas Mandiri Berprestasi yang digagas Ganjar-Mahfud melalui visi misi antara lain, kesetaraan di berbagai bidang yang meliputi pekerjaan dan upah, pendidikan, pelayanan publik, dan infrastruktur publik 

Pengalaman Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah telah membuktikan pelibatan kaum difabel. Di sisi lain, pemerintah daerah wajib melibatkan kaum difabel, anak-anak, dan perempuan dalam pembangunan infrastruktur dan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jawa Tengah tentang pemenuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

“Saya sedikit punya pengalaman saat menjadi gubernur. Waktu itu, kelompok disabilitas adalah salah satu kelompok yang selalu kita ajak dalam musyawarah perencanaan pembangunan, di samping kelompok perempuan dan anak. Inilah cara membuat setara semuanya dan tidak ada yang ditinggalkan, no one left behind," katanya 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buat 5 Resep Inovasi, Syariah Hotel Solo Kenalkan Jamu lewat Welcome Drink

57 tahun lalu

38 Anggota Sindikat Penipuan Kripto Ditangkap, Raup Untung hingga Rp41 Miliar

57 tahun lalu

Sukoharjo Geger! Mayat Waria Ditemukan dalam Kamar Mandi Kosan

57 tahun lalu

Masjid Al-Fajar di Sukoharjo Terbakar, Api Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Perajin Genting di Sukoharjo Berharap Program Gentengisasi Gagasan Prabowo Bangkitkan Usahanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal