“Ketika beban di Jakarta bebannya berat, kemudian mulih (mudik). Masak mulih ora oleh (tidak boleh),” katanya.
Sultan mengaku sudah menyampaikan harapan kepada presiden untuk lebih jelas dan transparan wilayah mana yang menjadi zona merah. Ini penting agar bisa diantisipasi, pemudikd ari wilayah itu, atau yang akan bepergian ke tempat itu untuk diantisipasi.
“Selama ini tahunya hanya Jakarta dan sekitarnya. Tidak pernah tahu mana saja,” ujarnya.
Sultan memastikan tidak ada gubernur di Jawa yang menolak pendatang. Hanya butuh kejelasan agar memudahkan mengatur.
Jangan sampai pemudik dari zona merah justru menyebarkan Corona di desa. Hal itu justru hanya akan memindahkan virus saja. Begitu tahu dari zona akan memudahkan dalam pengaturan. Termasuk mengantisipasi kendaraan dari wilayah tersebut. “Ini sangat perlu, untuk memutus penyebaran virus,” ucapnya.