DIY Tak Larang Warga Mudik, Sri Sultan: Masa Mulih Ora Oleh

Kuntadi
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Pemda DIY)

“Ketika beban di Jakarta bebannya berat, kemudian mulih (mudik). Masak mulih ora oleh (tidak boleh),” katanya.

Sultan mengaku sudah menyampaikan harapan kepada presiden untuk lebih jelas dan transparan wilayah mana yang menjadi zona merah. Ini penting agar bisa diantisipasi, pemudikd ari wilayah itu, atau yang akan bepergian ke tempat itu untuk diantisipasi.  

“Selama ini tahunya hanya Jakarta dan sekitarnya. Tidak pernah tahu mana saja,” ujarnya.

Sultan memastikan tidak ada gubernur di Jawa yang menolak pendatang. Hanya butuh kejelasan agar memudahkan mengatur.

Jangan sampai pemudik dari zona merah justru menyebarkan Corona di desa. Hal itu justru hanya akan memindahkan virus saja. Begitu tahu dari zona akan memudahkan dalam pengaturan. Termasuk mengantisipasi kendaraan dari wilayah tersebut. “Ini sangat perlu, untuk memutus penyebaran virus,” ucapnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waktu Buka Puasa Arafah Jogja Hari Ini 26 Mei 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah di Jogja Hari Ini 25 Mei 2026, Lengkap dengan Doanya

57 tahun lalu

Tak Kuat Tahan Emosi, Warga Corat-Coret Daycare Penyiksa Anak di Jogja

57 tahun lalu

Menteri PPA Sebut Kekerasan di Daycare Jogja Pelanggaran HAM Serius

57 tahun lalu

Kesaksian Warga Jogja soal Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal